Kolaborasi Jadi Kunci: Camat Juliaman Launching Jelajah Sampah di Biringkanaya

LENSA, MAKASSAR — Program Jelajah Sampah Makassar resmi dimulai di Kecamatan Biringkanaya dan menjadi salah satu agenda besar Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong budaya sadar lingkungan. Kegiatan yang berlangsung sejak 19 November hingga 15 Desember 2025 ini menjadi momentum penting untuk menata kembali pola pengelolaan sampah berbasis kolaborasi.

Pembukaan kegiatan dihadiri Asisten I Pemkot Makassar, Andi Muhammad Yasir, mewakili Wali Kota Makassar. Ia menegaskan bahwa gerakan jelajah sampah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari upaya menyatukan gerak pemerintah, masyarakat, hingga komunitas lingkungan agar lebih peduli dan terlibat aktif dalam menjaga kebersihan kota.

Camat Biringkanaya, Juliaman, yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan jelajah sampah, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. Ia menyampaikan bahwa tantangan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan hanya bisa diatasi jika seluruh unsur masyarakat terlibat.

“Membersihkan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Warga, tokoh masyarakat, lurah, satgas kebersihan, hingga kader PKK harus bergerak bersama. Kolaborasi adalah kunci,” ujar Juliaman.

Selama kegiatan berlangsung, setiap kelurahan di Biringkanaya didorong melakukan pemetaan masalah sampah, edukasi pemilahan dari sumber, serta penguatan peran Satgas Kebersihan. Program ini juga diharapkan memunculkan inovasi lokal seperti komposting, pemanfaatan bank sampah, hingga budidaya maggot sebagaimana yang telah berjalan di beberapa titik wilayah Makassar.

Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif komunitas, lembaga kelurahan, hingga ibu-ibu PKK yang ikut meninjau lokasi dan memberikan edukasi terkait pentingnya mengurangi sampah dari rumah tangga.

Menurut Juliaman, jelajah sampah ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun budaya baru: budaya masyarakat yang peduli, konsisten, dan bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri.

Dengan pendekatan kolaboratif dan edukatif, program Jelajah Sampah diharapkan mampu menjadikan Biringkanaya sebagai salah satu contoh kecamatan dengan gerakan kepedulian lingkungan terbaik di Kota Makassar.(*)

Comment