LENSA, MAKASSAR – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Iqbal Najamuddin mengajak anak sekolah untuk mengisi kebijakan Work From Home (WFH) dengan berkunjung ke bazar buku.
Hal tersebut diungkapkan Iqbal disela-sela pembukaan bazar buku internasional terbesar di dunia, Big Bad Wolf (BBW) Books yang digelar di Summarecon Convention Center Makassar 2-12 April 2026.
Ajakan tersebut di khususkan Iqbal bagi anak sekolah yang berada di wilayah Makassar, Gowa, dan Maros.
“Saya sendiri sangat mengapresiasi ada kegiatan ini. Karena waktu kegiatannya pajang, saya akan koordinasikan dengan teman-teman sekolah khususnya di wilayah Makassar, Gowa, Maros. Insyaallah,” ujarnya Kamis (2/3/2026)
Menurutnya kegiatan ini mampu menunjang penguatan literasi di kalangan anak sekolah.
“Sekarang kita lagi gencar bagaimana menguatkan literasi anak sekolah. Karena memang seperti yang kita ketahui literasi di Sulsel belum maksimal dan masih perlu di kuatkan. Makanya dengan adanya kegiatan ini, semoga memang saya harapkan nanti untuk mendatangkan anak sekolah ke sini. Kepala sekolahnya mungkin bisa berinteraksi dengan pihak perusahaan,” jelasnya.
“Termasuk kami di Sulsel ini kan seluruh sekolah ini punya banyak perpustakaan. Ya, mudah-mudahan pada bazar ini bersesuaian dengan buku-buku yang ada dan menguatkan untuk literasi anak sekolah,” tambah Iqbal
Sejalan dengan itu, PR Big Bad Wolf Books, Andri Suharyono menjelaskan kegiatan ini menjadi yang perdana di gelar di Makassar pasca Covid 19 dengan memboyong 1, 5 juta buku.
“Terakhir kita menggelar kegiatan ini di tahun 2019, sebelum Covid 18.,” ucapnya
Yang menarik dalam pameran ini sekitar 50 persen buku merupakan buku anak-anak yang terdiri dari buku aktivity, song book dan hard book .
“Tujuan kami untuk menumbuhkan literasi anak sejak dini dengan cara yang lebih fun. Selain itu buku yang kami hadirkan juga 80 persen buku internasional dan 20 persen buku lokal,”ucapnya
Lebih jauh ia berterima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan atas dukungannya pada kegiatan yang digelar di 14 kota besar di Indonesia ini.
“Ke depan kita akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan menggelar wisata literasi,” tandasnya. (*)
Comment