LENSA, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendampingi Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Fahri Hamzah meninjau kawasan permukiman padat di sekitar Pelabuhan Baru Makassar, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Jumat (6/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Makassar mengusulkan penataan kawasan melalui pembangunan hunian vertikal dengan dukungan pemerintah pusat.
Munafri bersama Fahri Hamzah menyusuri lorong-lorong permukiman warga yang berada tidak jauh dari Pasar Tradisional Pannampu. Mereka melihat langsung kondisi rumah warga yang berdempetan dengan akses jalan sempit serta lingkungan dengan tingkat kepadatan tinggi.
Beberapa bangunan bahkan berdiri sangat berdekatan satu sama lain. Kondisi itu menunjukkan tantangan penataan kawasan, mulai dari persoalan sanitasi, drainase hingga kualitas hunian yang layak.
Rombongan juga berdialog dengan sejumlah warga untuk mendengar langsung kondisi kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar, Mahyuddin, mengatakan kunjungan Wakil Menteri PKP bertujuan melihat secara langsung kondisi kawasan yang masuk kategori kumuh di Kecamatan Tallo.
Ia menyebut Pemerintah kota Makassar mengusulkan pembangunan hunian vertikal sebagai solusi penataan kawasan permukiman padat.
“Hari ini, pak Wamen PKP mengunjungi salah satu kawasan kumuh di Kecamatan Tallo untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Kita juga mengusulkan pembangunan hunian vertikal di kawasan sekitar pasar tersebut dengan dukungan dari pemerintah pusat,” ujar Mahyuddin.
Ia menjelaskan konsep hunian vertikal dinilai dapat menjadi solusi keterbatasan lahan sekaligus meningkatkan kualitas tempat tinggal warga.
Dengan konsep tersebut, kawasan permukiman di sekitar Pasar Pannampu diharapkan dapat ditata lebih baik dan menyediakan hunian yang lebih layak bagi masyarakat.
Mahyuddin mengatakan pemerintah kota Makassar berharap sinergi dengan Kementerian PKP dapat mempercepat penanganan kawasan kumuh di wilayah tersebut.
“Kunjungan lapangan ini, kita harapkan menjadi langkah memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan penanganan kawasan kumuh di Kota Makassar,” katanya.
Comment