20 ASN Wajo Bersiap Ikut Pelatihan Komcad

LENSA, WAJO – Sedikitnya 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Wajo bersiap mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) dalam waktu dekat.

Program tersebut merupakan inisiatif Kementerian Pertahanan yang berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi.

Secara nasional, pemerintah menargetkan 4.000 ASN mengikuti pelatihan Komcad.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Wajo menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah pusat.

Bupati Wajo, Andi Rosman, menegaskan pihaknya akan mengikuti arahan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait pelatihan ASN sebagai Komcad.

“Tentu apa yang menjadi arahan bapak Gubernur soal komponen cadangan kami ikuti. Apalagi ini penting bagi negara kita,” katanya Senin (2/3/2026).

Menurutnya, penguatan pertahanan negara menjadi hal krusial di tengah dinamika global, termasuk konflik yang memanas di Timur Tengah.

“Indonesia juga harus punya kekuatan dan kesiapsiagaan melihat situasi di Timur Tengah yang sedang bergejolak,” tegasnya.

Meski demikian, ia menyebut belum ada kepanitiaan khusus yang dibentuk di tingkat kabupaten karena masih menunggu instruksi lanjutan dari Pemprov Sulsel.

Sebagai bentuk dukungan awal, Pemkab Wajo memastikan akan mengirim 10 ASN sesuai kuota yang diminta pemerintah provinsi.

“Kami akan mengirim 10 orang sesuai permintaan provinsi,” tambahnya.

Namun, ia mengingatkan agar keikutsertaan ASN dalam Komcad tidak mengganggu tugas utama sebagai pelayan masyarakat.
“ASN tugas utamanya pelayanan publik. Jangan sampai karena ikut Komcad, kualitas layanan justru berkurang,” ujarnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wajo, Andi Hasanuddin, mengatakan saat ini terdapat sekitar 20 ASN yang tengah dipersiapkan.

“Ada sekitar 20 orang sementara persiapan pelatihan,” katanya.

Ia menilai pembentukan Komcad memiliki tujuan positif untuk memperkuat kesiapsiagaan nasional sekaligus membangun disiplin dan nasionalisme.

“Tujuannya bagus untuk kesiapsiagaan nasional dan membangun disiplin serta cinta tanah air,” ujarnya.

Adapun syarat pendaftaran Komcad bagi ASN antara lain berstatus WNI aktif, berusia 18 hingga 35 tahun, serta mendapat rekomendasi resmi dari atasan atau Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Calon peserta juga wajib lolos tes kesehatan jasmani dan rohani sesuai standar militer, dengan tinggi badan minimal 160 sentimeter untuk pria dan 155 sentimeter untuk wanita.

Selain itu, peserta harus setia kepada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945, tidak memiliki catatan kriminal, serta bersedia mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) selama dua hingga tiga bulan. (*)

Comment