Reses di Sabintang, Lukman B Kady Serap Keluhan Warga soal KIS Dinonaktifkan

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Golkar, H. Lukman B. Kady, saat reses di Takalar.

LENSA, TAKALAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Golkar, H. Lukman B. Kady, kembali turun langsung menyapa masyarakat dalam agenda resesnya.

Setelah sebelumnya menggelar pertemuan di Kelurahan Pappa, kali ini ia menyerap aspirasi warga Kelurahan Sabintang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026 itu dihadiri oleh Lurah Sabintang, para kepala lingkungan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh perempuan.

Dalam dialog terbuka tersebut, warga menyampaikan sejumlah keluhan, terutama terkait banyaknya Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dinonaktifkan.

Masyarakat mengaku kebingungan saat hendak mengakses layanan kesehatan karena status kepesertaan KIS mereka tidak lagi aktif. Kondisi ini dinilai menyulitkan warga kurang mampu yang sangat bergantung pada program jaminan kesehatan tersebut.

Selain itu, warga juga berharap adanya nomor pengaduan resmi yang bisa dihubungi apabila ditemukan rumah sakit yang dinilai lebih mengutamakan kelengkapan administrasi dibanding pelayanan medis darurat.

Menanggapi hal tersebut, H. Lukman B. Kady menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak dan mudah diakses. Ia menyebutkan bahwa fasilitas kesehatan merupakan hak dasar warga yang harus dijamin oleh pemerintah.

“Pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang kurang mampu, harus diberikan secara tepat sasaran dan sesuai aturan yang berlaku. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan hak itu benar-benar terpenuhi,” tegasnya, Sabtu (21/02/2026).

Ia juga berjanji akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui jalur legislatif dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar persoalan penonaktifan KIS dapat segera mendapat solusi.

Sebab, reses ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi, sekaligus memperkuat peran wakil rakyat dalam memperjuangkan kebutuhan dasar warga, khususnya di sektor kesehatan. (*)

Comment