LENSA, MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi PPP, Meinsani Kecca, mengapresiasi capaian satu tahun pemerintahan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (MULIA).
Ia menilai percepatan pembangunan infrastruktur serta penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik mulai menunjukkan hasil yang dirasakan masyarakat.
Apresiasi itu disampaikan Meinsani dalam peringatan satu tahun pemerintahan Munafri–Aliyah yang digelar di Lapangan Karebosi, Jumat (20/2/2026).
Menurut dia, pembangunan infrastruktur sepanjang 2025 menyasar kebutuhan dasar warga. “Pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar warga, seperti pembenahan jalan utama, jalan lingkungan, lorong-lorong, hingga pembangunan dan rehabilitasi jembatan, merupakan langkah nyata yang patut diapresiasi,” ujarnya.
“Dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari,” sambungnya.
Pemerintah Kota Makassar mencatat telah menangani 105 ruas jalan aspal sepanjang 2025.
Pada 2026, pemerintah merencanakan penanganan tambahan 95 ruas jalan aspal serta perbaikan 135 ruas jalan lingkungan. Anggaran juga dialokasikan untuk penataan pedestrian, pembangunan akses menuju TPA Tamangapa, serta rehabilitasi dan pembangunan sejumlah jembatan strategis.
Meinsani menilai langkah tersebut mencerminkan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan konektivitas dan keselamatan warga.
Ia menekankan perbaikan infrastruktur bukan sekadar pembangunan fisik. “Ketika akses jalan lingkungan dan lorong diperbaiki, maka dampaknya sangat besar bagi warga,” kata dia.
Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan hingga kawasan permukiman. “Kami melihat ada upaya serius dari pemerintah untuk memastikan pembangunan lebih inklusif. Tidak hanya mempercantik pusat kota, tetapi juga memperhatikan wilayah permukiman warga,” ujarnya.
Sebagai anggota Komisi D DPRD Kota Makassar yang membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan, dan kesehatan, Meinsani turut mengapresiasi program peningkatan sarana dan prasarana sekolah serta fasilitas kesehatan.
“Selain infrastruktur fisik, kami di Komisi D sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota terhadap sektor pendidikan dan kesehatan. Program-program yang mengutamakan peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan sangat penting untuk kemajuan Kota Makassar,” terangnya.
Menurut dia, pembangunan sekolah yang lebih layak dan penguatan layanan di puskesmas maupun rumah sakit daerah merupakan investasi jangka panjang.
“Pendidikan dan kesehatan adalah fondasi utama kesejahteraan rakyat. Jika dua sektor ini kuat, maka pembangunan di bidang lain akan lebih mudah tercapai,” jelas Meinsani.
Ia berharap capaian tahun pertama kepemimpinan Munafri–Aliyah dapat dilanjutkan dan diperluas, terutama program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah kota dalam perumusan kebijakan dan penganggaran. “Kami di DPRD, khususnya Komisi D, siap terus bersinergi dan mengawal program-program prioritas pemerintah kota. Tujuannya satu, yaitu memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan,” ujarnya.
Menurut Meinsani, konsistensi pelaksanaan program menjadi kunci mewujudkan Makassar yang lebih maju dan berkeadilan.
“Langkah-langkah yang sudah dimulai ini harus terus dijaga konsistensinya. Kami berharap pemerintah kota tetap fokus pada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” tutupnya. (*)
Comment