Musrenbang Pattallassang Bahas Prioritas Infrastruktur, 8 Kantor Lurah Diusulkan Direhab

Dalam forum tersebut, sejumlah usulan lain juga ikut mengemuka antara lain peningkatan infrastruktur jalan kelurahan, perbaikan jembatan, normalisasi saluran irigasi untuk mendukung sektor pertanian.

Kepala Bappeda Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Takalar Rahmansyah Lantara, menyampaikan bahwa seluruh usulan yang telah diverifikasi di tingkat kelurahan akan dikaji lebih lanjut sesuai dengan kemampuan anggaran daerah dan sinkronisasi dengan program prioritas pemerintah kabupaten.

Kegiatan Musrenbang berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi serta masukan terkait kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing.

Selanjutnya dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Hasil Kesepatakan Musrenbang Tingkat Kecamatan oleh Camat dan dilanjutkan perwakilan dari Pemerintah Kebupaten Takalar, DPRD Dapil I dan Kepala Kelurahan Sekecamatan Pattallassang.

Dengan terselenggaranya Musrenbang tingkat Kecamatan ini, diharapkan perencanaan pembangunan tahun mendatang dapat berjalan lebih terarah, partisipatif, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara Anggota DPRD Takalar fraksi PKS Darwis Sijaya, pada forum itu memuji kinerja dan komitmen Camat Pattallassang. Ia juga meyakini bahwa sosok Bansuhari sebagai camat mampu bekerja dan membawa perubahan besar.

“Saya hanya ingin menyampaikan apresisasi apa yang menjadi ide dan gagasan dari camat Pattallassang bahwa apa yang kita lakukan hari ini adalah gambaran bahwa beliau ini bukan camat biasa-biasa saja, kami banyak melihat dan memantau baik itu dilapangan maupuk do sodial media terkait apa yang menjadi ide-ide dan gagasan camatnya,” ucap Darwis Sijaya.

“Jadi kesimpulan yang bisa kami sampaikan adalah kalau camat pattallassang jangan ragu, beliau memiliki banyak ide dan gagasan untuk membangun kecamatan Pattallassang baik sistem pemerintahannya maupun infrastrukturnya,” sambung Darwis Sijaya. (*)

Comment