Azhar Arsyad Kembali Pimpin PKB Sulsel, Siap Tancap Gas Hadapi Pemilu 2029

Azhar Arsyad.

Azhar juga menyebut persaingan politik ke depan akan semakin ketat. Sejumlah partai mulai berbenah, mulai dari PSI, NasDem, Hanura, PPP hingga Golkar. Namun baginya, dinamika itu justru sehat bagi demokrasi.

“Semakin banyak pembenahan partai, semakin banyak pilihan bagi rakyat. Di situ masyarakat bisa menilai mana partai yang benar-benar bekerja dan mana yang hanya hadir lima tahunan,” katanya.

DPP PKB pun menitipkan pesan agar PKB Sulsel mengedepankan “politik kehadiran”.

“Di mana masyarakat menderita, di situlah PKB harus hadir,” ucap Azhar.

Selain konsolidasi struktur, perhatian khusus diarahkan ke Daerah Pemilihan Sulsel III untuk DPR RI yang meliputi Pinrang, Sidrap, Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Raya, hingga Palopo, agar representasi PKB di tingkat pusat semakin kuat.

Dukungan juga datang dari kader muda PKB, Fahrizal Arrahman Husain. Ia berharap kepengurusan baru mampu mendongkrak perolehan kursi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“PKB harus semakin eksis. Targetnya kursi bertambah, bahkan bisa memimpin DPRD di beberapa daerah,” ujarnya.

Ia juga mendorong lahirnya kepala daerah dari kader PKB di masa mendatang.

Sementara Ketua DPC PKB Parepare, Andi Muh Fudail, berharap kepengurusan baru tetap menjadi pengayom bagi struktur di bawah.

“Jadilah pemimpin yang membuat kami percaya diri menjalankan tanggung jawab kepartaian,” katanya.

Dengan kepengurusan baru dan modal elektoral yang terus meningkat, PKB Sulsel kini bersiap menatap pertarungan politik 2029 dengan lebih percaya diri. (*)

Comment