LENSA, MAKASSAR – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat kinerja bisnis yang solid dalam dalam mengembangkan ekosistem emas syariah di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan RCEO Regional X BSI Makassar Sukma Dwie Priardi dalam Acara BSI Wealth Insight bertajuk “Golden Step Into the Future” yang digelar di Novotel Makassar.
Hingga Triwulan III Tahun 2025, bisnis emas BSI tumbuh melesat 72,82 persen dibanding tahun sebelumnya mencapai Rp18,76 triliun yang terdiri atas Cicil Emas Rp10,32 triliun tumbuh 106,36 persen dan Gadai Emas Rp8,44 triliun tumbuh 44,19 persen.
Selain pembiayaan emas, BSI juga mencatatkan pertumbuhan tabungan E-mas dengan saldo kelolaan 1,15 ton, penjualan 1,69 ton dan CIF rekening emas mencapai 200 ribu.
Menurut Sukma, saat ini emas telah berevolusi menjadi instrumen investasi strategis yang mampu menjawab kebutuhan investor modern.
“Dalam beberapa tahun terakhir, emas semakin menegaskan posisinya bukan hanya sebagai instrumen lindung nilai, tetapi juga sebagai bagian penting dari strategi pengelolaan kekayaan,” ucapnya Kamis (28/1/2026)
“Perkembangan bullion banking membuka peluang besar bagi BSI untuk menghadirkan inovasi produk, baik kepemilikan emas secara fisik maupun melalui kanal digital, yang lebih modern, aman, dan transparan bagi nasabah kami,” tambah Sukma.
Lebih jauh,ia menjelaskan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas tetap menjadi aset primadona.
“Prospek emas ke depan cukup potensial. Fungsinya sebagai safe haven dan potensi kenaikan nilainya menjadikan emas sebagai komponen wajib dalam portofolio investasi yang tangguh. Melalui produk yang tepat, emas dapat menjadi kunci untuk mencapai kemandirian finansial yang berkelanjutan. Keberadaan bisnis emas BSI juga merupakan upaya dukungan bagi program pemerintah dalam mendorong hilirisasi emas,” jelasnya.
Sementara itu, Sukma menambahkan bahwa BSI terus berinovasi untuk menyesuaikan produk dengan profil investor yang beragam.
“Kami memahami bahwa setiap nasabah memiliki preferensi berbeda. Oleh karena itu, BSI menyediakan pilihan investasi kepemilikan emas secara fisik dan melalui kanal digital melalui Byond by BSI yang memungkinkan nasabah berinvestasi dengan mudah, kapan pun dan di mana pun,” tandasnya. (*)
Comment