Munafri Pastikan Proyek PSEL Transparan, Tak Boleh Rugikan Masyarakat dan Lingkungan

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

LENSA, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menyatakan seluruh proses Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) akan dimulai kembali dari awal. Meskipun, sebelumnya telah ada kontrak kerja sama dengan pihak pengelola proyek yakni PT Sarana Utama Synergy (PT SUS). 

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat memimpin rapat bersama PT SUS,  Kamis (29/1/2026). 

Munafri mengatakan keputusan tersebut mengacu pada penjelasan dari Kementerian Lingkungan Hidup terkait tahapan proyek yang belum memasuki pelaksanaan fisik.

“Berdasarkan penjelasan dari Kementerian Lingkungan Hidup, sehubungan Makassar telah melakukan kontrak. Sebelum pelaksanaan fisik dilakukan, semuanya dianggap nol,” kata Munafri.

Ia menegaskan proyek PSEL tidak akan dilanjutkan tanpa kajian teknis, lingkungan, sosial, dan regulasi yang komprehensif. Pemerintah Kota Makassar, kata dia, akan membentuk tim teknis untuk menghitung ulang biaya, risiko, serta dampak proyek.

Munafri menekankan pemerintah tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan terkait proyek strategis tersebut. Seluruh opsi kebijakan, termasuk melanjutkan atau tidak melanjutkan proyek, akan diputuskan berdasarkan kajian objektif.

“Kami ingin solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Tapi prinsipnya jelas, pembangunan tidak boleh merugikan masyarakat dan lingkungan,” ujar Munafri. 

“Semua akan diputuskan berdasarkan kajian yang terbuka dan bisa dipertanggungjawabkan,” lanjut Munafri. (*)

Comment