PT IAT Luruskan Kabar, Kru Pesawat ATR 42-500  Hilang Kontak di Sulsel Berjumlah 7 Orang

LENSA, JAKARTA Direktur Utama PT Indonesia Air Transport (IAT), Tri Adi Wibowo, memberikan klarifikasi resmi terkait jumlah kru pesawat ATR yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.

Dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (17/1) malam di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Tri menegaskan bahwa jumlah kru yang berada di dalam pesawat hanya tujuh orang, bukan delapan seperti informasi yang sempat beredar.

“Saya menginformasikan dari PT IAT bahwa klarifikasi, bahwa kru yang on board ada tujuh,” ujar Tri.

Tri kemudian menyebutkan sejumlah nama kru yang berada di dalam pesawat, yakni:

1. Kapten Andi Dahananto

2. Muhammad Farhan Gunawan

3. Restu Adi

4. Dwi Murdiono

5. Florencia Lolita

6. Esther Aprilita

Namun demikian, meski menyebut jumlah kru ada tujuh orang, Tri hanya menyampaikan enam nama dalam keterangannya.

Sebelumnya, sejumlah nama lain sempat beredar di publik, di antaranya:

• First Officer: Yudha Mahardika

• Pilot Latih: Sukardi

• Petugas Operasi Penerbangan: Hariadi

• Teknisi Penerbangan: Franky D. Tanamal

• Teknisi Penerbangan: Junaidi

Nama-nama tersebut tidak dikonfirmasi oleh Tri dalam konferensi pers. Artinya, informasi yang sempat beredar tersebut masih belum bisa dipastikan kebenarannya.

Sementara itu, kumparan memperoleh informasi tambahan bahwa nama ketujuh yang dimaksud adalah Hariadi. Namun hingga kini, Tri belum memberikan konfirmasi resmi terkait hal tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, pihak IAT juga menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi serta memastikan perusahaan mengikuti seluruh proses pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan.

“Kami turut prihatin juga dan kami akan menunggu proses pencarian dari Basarnas. Tim kami sudah meluncur ke Makassar,” ujarnya. (*)

Comment