Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem hingga Februari

LENSA, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menetapkan status siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem hingga Februari 2026.
Keputusan itu diambil setelah rapat koordinasi lintas instansi yang membahas peringatan peningkatan curah hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), di Balai Kota Makassar, pada Senin (12/1/2026).
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan status siaga ditetapkan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
“Setelah dilakukan rapat koordinasi untuk melihat kondisi cuaca yang terjadi sekarang dan ke depannya, kita sudah sepakat bahwa hari ini Kota Makassar berada pada tahapan siaga,” ujar Munafri.
Munafri menegaskan keputusan tersebut diambil berdasarkan data dan analisis resmi BMKG.
“Hasil keputusan ini benar-benar diperoleh dari data analisis teman-teman BMKG. Ini bukan keputusan sepihak, tetapi keputusan berbasis data dan kajian ilmiah,” kata Munafri.
Dengan penetapan status siaga, Munafri menyebut  Pemerintah Kota Makassar meningkatkan kesiapan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan bencana, serta memperkuat koordinasi lintas sektor.
Munafri mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan.
“Kami berharap masyarakat bisa melihat kondisi ini, memperhatikan keadaan yang ada, mawas diri, menjaga lingkungan, serta menjaga keluarga agar tingkat keselamatan kita semua bisa terjaga dengan baik,” ujar Munafri.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan saluran drainase dan lingkungan permukiman untuk meminimalkan risiko banjir.
“Sehingga penetapan status siaga ini, bisa dipahami secara utuh oleh masyarakat,” tutup Munafri. (*)

Comment